Riccardo Calafiori : Bersiap Jadi Gelandang Arsenal?

Prediksigol.com – Bek Arsenal Riccardo Calafiori mengungkap tentang ambisinya yang mengejutkan. Pemain berusia 22 tahun ini tak hanya ingin menjadi bek andalan, ia juga bercita-cita mempelajari posisi gelandang.

Pemain Timnas Italia ini telah mencatatkan 26 penampilan di semua kompetisi bersama The Gunners sejak bergabung Juli 2024. Ia bahkan sudah mencetak tiga gol, termasuk gol spektakuler ke gawang Manchester City.

Meskipun sempat dibekap oleh cederanya, Calafiori menunjukkan fleksibilitasnya dengan bermain sebagai bek tengah. Hal ini sejalan dengan gaya bermain Arsenal di bawah Mikel Arteta yang kerap menggunakan bek sayap yang bisa membantu serangan.

Namun, Calafiori ingin melangkah lebih jauh. Ia ingin mempelajari posisi gelandang dan siap beradaptasi dengan berbagai peran di lapangan demi membantu Arsenal meraih kesuksesan yang gemilang.

Ambisi Riccardo Calafiori: Lebih dari Sekadar Bek

Riccardo Calafiori

Dalam wawancara dengan Rivista Undici, Calafiori menyatakan keinginannya untuk belajar bermain di posisi gelandang. Ia mengakui masih banyak hal yang perlu dipelajari dalam sepak bola.

Calafiori menegaskan mengenai komitmennya untuk terus berkembang dan siap bermain di berbagai posisi. Ia ingin memberikan konstribusi maksimal bagi timnya.

“Ada banyak hal yang masih belum saya ketahui,” ujar Calafiori.

“Saya ingin terus belajar bermain di berbagai peran yang berbeda. Untuk saat ini, saya tahu bagaimana memainkan dua peran, tetapi saya selalu bersemangat tentang gelandang dan ingin belajar bermain di sana.”

Pengaruh Arteta dan Pelatih Sebelumnya

Riccardo Calafiori

Calafiori juga memuji Mikel Arteta, pelatih Arsenal, yang dianggapnya sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh dalam kariernya. Ia menyebut Arteta, Thiago Motta, dan Luciano Spalletti sebagai sosok yang mengubah cara pandangnya dalam bermain.

Ketiga pelatih tersebut telah memberikan dampak positif bagi perkembangan Calafiori, terutama dalam hal visi bermain dan posisi yang harus ditempati di lapangan.

Thiago Motta pertama, lalu Luciano Spalletti dan Mikel Arteta semuanya mengubah saya, dalam hal visi saya, ruang untuk ditempati, semuanya,” tambah Riccardo Calafiori

“Saya pikir ada banyak bek dengan karakteristik saya di luar sana, yang mungkin bahkan lebih baik dari saya. Tapi saya melakukan banyak pekerjaan di luar lapangan dan mungkin itulah yang membuat perbedaan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *