Prediksigol.com – Striker Bayern Munchen, Harry Kane, menegaskan bahwa dirinya sangat bahagia bermain di Allianz Arena dan tidak memikirkan kemungkinan kembali ke Premier League dalam waktu dekat. Pernyataan ini sekaligus meredam rumor yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Liverpool.
Kane meninggalkan Tottenham Hotspur pada musim panas 2023 setelah mencetak 213 gol dalam 317 penampilan di Premier League. Sejak bergabung dengan Bayern, ia langsung menjadi andalan di lini serang dengan torehan luar biasa. Mencetak 77 gol dalam 83 pertandingan resmi.
Kapten Timnas Inggris itu masih memiliki kontrak hingga 2027, namun spekulasi mengenai kembalinya ke Inggris terus berkembang.
Liverpool disebut-sebut sebagai kandidat utama untuk mendatangkannya. Tetapi Kane menepis rumor tersebut sebagai “hanya cerita asal” yang tidak berpengaruh pada fokusnya saat ini.
Harry Kane: Saya Bahagia di Sini

Dalam wawancara dengan ESPN, Kane mengungkapkan bahwa dirinya tidak suka terlalu jauh berpikir tentang masa depan dan lebih memilih fokus pada performa di Bayern Munchen.
“Saya tidak tahu pasti,” ujar Kane saat ditanya mengenai peluang kembali ke Premier League. “Saya selalu mengatakan sepanjang karier saya bahwa saya bukan tipe orang yang suka berpikir terlalu jauh ke depan.”
“Saat ini saya sangat bahagia di sini. Kami memiliki tim yang fantastis, staf pelatih yang luar biasa, dan saya merasa masih berada dalam kondisi terbaik. Saya ingin bermain di level tertinggi, dan Bayern memberikan kesempatan itu.”
Ia juga menambahkan bahwa meskipun segalanya bisa berubah dalam waktu singkat di dunia sepak bola, fokus utamanya tetap berada di Bayern Munchen.
Masih Mengejar Trofi Pertama

Meski telah meraih berbagai penghargaan individu, termasuk tiga Premier League Golden Boot dan satu Golden Boot Piala Dunia 2018, Kane masih mencari gelar besar pertamanya.
Selama berkarier di Tottenham, ia sempat hampir memenangkan gelar Liga Champions pada 2019, tetapi Spurs kalah di final dari Liverpool. Bersama Inggris, Kane juga mendekati kejayaan di Euro 2020 sebelum kalah dari Italia di final.
Dengan Bayern Munchen masih bersaing di berbagai kompetisi, Kane berharap bisa mengakhiri penantian panjangnya untuk mengangkat trofi besar, yang selama ini menjadi satu-satunya kekurangan dalam karier gemilangnya.