Prediksigol.com – Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, resmi memenangkan Panchina d’Oro 2023/2024. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas keberhasilannya membawa Inter meraih Scudetto musim lalu.
Panchina d’Oro merupakan penghargaan tahunan bagi pelatih terbaik di Italia. Penghargaan ini sebelumnya dipilih oleh jurnalis, tetapi kini ditentukan melalui voting oleh pelatih dari berbagai liga di Italia.
Hasil resmi diumumkan pada Senin, 24 Maret 2025 waktu setempat. Ini adalah kali pertama Inzaghi meraih penghargaan tersebut sejak melatih Inter. Sebelumnya, pelatih Inter terakhir yang memenangkannya adalah Antonio Conte pada musim 2020/2021.
Inzaghi meraih Panchina d’Oro dengan keunggulan 26 suara. Gian Piero Gasperini dari Atalanta berada di posisi kedua dengan 14 suara, sementara Vincenzo Italiano dari Fiorentina menempati peringkat ketiga dengan empat suara.
Dominasi Simone Inzaghi dalam Voting

Simone Inzaghi mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan tahun ini. Keberhasilannya membawa Inter meraih gelar Serie A membuatnya unggul jauh dari pesaing lainnya.
Gian Piero Gasperini berada di posisi kedua dengan 14 suara. Kesuksesannya membawa Atalanta juara Liga Europa membuatnya tetap mendapat penghargaan khusus.
Vincenzo Italiano menempati posisi ketiga dengan empat suara. Meskipun tidak meraih trofi utama, ia tetap mendapatkan pengakuan atas pekerjaannya di Fiorentina.
Pemenang Kategori Lain

Fabio Pecchia meraih Panchina d’Argento setelah membawa Parma juara Serie B. Ia mendapatkan 24 suara, unggul dari Paolo Vanoli yang membawa Venezia promosi.
Untuk kategori Serie C, penghargaan diberikan kepada Video Pagliuca dari Juve Stabia. Ini adalah bentuk apresiasi bagi pelatih di kasta ketiga sepak bola Italia.
Sementara itu, penghargaan Panchina d’Oro Femminile diberikan kepada Alessandro Spugna dari AS Roma. Ia berhasil membawa timnya tampil impresif musim lalu.
Penghargaan Khusus bagi Ancelotti dan Gasperini

Carlo Ancelotti mendapat penghargaan seumur hidup atas dedikasinya di dunia sepak bola. Ini menjadi penghormatan spesial karena tidak diberikan setiap tahun.
Gian Piero Gasperini juga mendapatkan penghargaan khusus. Kesuksesannya membawa Atalanta juara Liga Europa menjadi pencapaian bersejarah bagi klub tersebut.
Kedua penghargaan ini menunjukkan bagaimana kontribusi seorang pelatih dapat meninggalkan jejak mendalam dalam sepak bola Italia dan Eropa.